Film: Sideways (2004)

SIDEWAYS (2004)

Image

Sideways4

Genre : Comedy, Drama, Romance

Director:

Alexander Payne

Writers:

Rex Pickett (novel), Alexander Payne, Jim Taylor (screenplay)

Miles (Paul Giamatti), lelaki tiga puluhan, baru bercerai, seorang guru yang sedang berusaha untuk menjadi penulis dan menunggu keputusan sebuah penerbit atas bukunya yang sebelumnya beberapa kali ditolak. Jack (Thomas Haden Church), juga tiga puluhan, sepekan lagi siap untuk ucap janji pernikahan, dan ingin merasakan kebebasan sebelum ikatan tersebut. Mereka berdua bersahabat, sebagai lelaki-lelaki tiga puluhan, saling mendengarkan dan cinta pada anggur.

ImageMiles dan Jack memutuskan untuk melakukan perjalanan berdua saja sebelum Jack membina sebuah keluarga beberapa hari lagi. Perjalanan tersebut harus berhubungan dengan kecintaan mereka pada anggur. Mereka pun memutuskan ke perkebunan-perkebunan anggur, bar-bar eksotis dan pabrik-pabrik minuman di daerah Central Coast, California. Dan ini juga semacam acara pesta bujang bagi Jack.

Lalu perjalanan itu memang tak sebatas tujuan awal mereka. Jack tak mau begitu saja menghabiskan sisa masa bujangnya. Insting player tak mau ia patahkan begitu saja. Ia ingin mencoba mematahkan kebujangannya terlebih dahulu dengan satu wanita lain yang (mungkin) ia temui (lagi) selama perjalanan. Lalu tampilah ia (dengan nakal) sebagai lelaki murni bujang tanpa ikatan (lupakan pasangan). Miles yang baru bercerai, berusaha keras mencoba melupakan istrinya. Sifat tempramennya membuat hal itu begitu menyakitkan. Anggur adalah penyalur emosinya. Ia hafal berbagai jenis anggur dan minuman anggur jenis apapun. Karena emosi pada perceraiannya juga, tujuan  sampingnya untuk mencari pengganti begitu rumit dirasa untuk dilakukan.

Dan jadilah perjalanan tersebut antara jack yang pecicilan dan Miles yang selain karena anggur ia sebenarnya malas mengemudi dengan bayang istrinya di pelipis.

ImageMereka singgah di berbagai perkebunan anggur membentang indah, hijau, dan segar. Buah-buahnya muncul begitu anggun di antara dahan-dahan. Tinggal petik dan siap disantap. Mereka singgah di beberapa café dan bar yang terkenal dengan jenis anggurnya. Di tempat itu mereka bertemu Maya dan Stephanie (yang juga berteman). Dan mereka pun mulai bercerita dan mengakrabkan diri satu sama lain. Jack yang pecicilan tak tanggung dengan Stephanie. sementara Miles dengan masalahnya yang masih menggantung berasa begitu canggung dengan Maya. Segalanya berjalan lancar hingga tempramen Jack meningkat (dan bertingkah mulai gila) dengan kabar terbaru istrinya, dan nasib bukunya, juga status Jack yang terbongkar. Sementara sebelumnya percakapan-percakapan elegan dan penuh humor terhias sepanjang perjalanan.

Ya, kekuatan utama film ini memang pada dialognya yang elegan dan kreatif. Panorama pohon-pohon anggur yang digelar sepanjang film memang membantu memperkuat cerita. Dan tak lupa jajaran aktingnya yang wajar dan tak berlebihan sebagai orang-orang yang mulai menuju masa tua dan kerumitannya tentang kedewasaan menyikapi masalah. Alur tak begitu lambat seperti drama pada umumnya. Mulus. Tak slapstick tapi lumayan gelap. Adanya “anggur” dalam cerita film ini tidak menjadi tempelan belaka. Alexander Payne selaku sutradara dan penulis skenario (bersama Jim Taylor, atas jasa Rex Picket tentunya sebagai penulis buku) berhasil menyatukan alur film, filosofi hidup dan anggur, yang tentu saja mengingatkan saya pada film “Chocolat” (alur-hidup-cokelat) yang melebur dalam rasa yang sama. Menyaksikan film ini menunjukan kita bagaimana menyikapi masa lalu, masa depan, menghadapi kegagalan, juga menghargai kepercayaan. Dan kedewasaan itu bukan atas umur.Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s